Review Samsung C3510t Genoa TV: Bisa Nonton TV Sambil Akses Facebook

Review Samsung C3510t Genoa TV: Bisa Nonton TV Sambil Akses FacebookGeliat ponsel yang mengakomodasi layanan TV sejauh ini memang masih didominasi vendor lokal. Namun Samsung mulai ambil bagian mencicipi ranah hiburan visual ini lewat GT C3510T Genoa TV. Ponsel layar sentuh keluaran Samsung ini menyertakan fitur TV analog sebagai salah satu senjata untuk menjaring konsumen.

Disain
Tak berbeda dengan pendahulunya yang mengusung  label ‘Genoa’, ponsel ini secara fisik boleh dibilang kembaran dari Samsung C3510 aka Samsung Genoa. Memiliki dimensi 106.4 X 55.9 X 13.2 mm dengan berat 101.1 gram, sekilas ponsel ini memiliki ukuran fisik yang sangat serupa.

Namun ketika dikomparasi, ponsel ini nampak lebih bongsor dan lebih ringan beberapa gram dari pendahulunya tersebut. Setelah dibandingkan dengan kembarannya itu,  Genoa TV serasa lebih ‘penuh’ secara ukuran, namun lebih ringan dalam genggaman. Soal balutan casing bermaterial plastik, keduanya memiliki kualitas setara.

Layar yang masuk dalam kategori LCD dengan layar sentuh TFT resistif, berkedalaman 262 ribu warna QVGA (240 x 320 piksel) dijamin membuat penikmatnya nyaman dalam mendalami fitur baik menu, multimedia, jelajah dunia maya, serta menikmati tampilan TV.

Menelisik pada jajaran tombol, ponsel ini dibekali beberapa tombol pendukung baik pada sisi kiri maupun sisi kanan bodinya. Pada sisi kiri kita menemukan tombol (-/+) yang bersanding dengan slot eksternal bertype microSD. Sedangkan persis di seberangnya kita menemukan jajaran tombol pelepas kunci, shutter kamera, serta slot kabel data dan earphone bawaan Samsung yang bertipe khusus.

Pada jajaran muka tak tampak perubahan khusus, hanya title ‘mobile tv’ sebagai penegas tertera di bawah display. Meski mengklaim produknya sebagai ponsel TV, pabrikan Samsung tak menyematkan tombol khusus atau shortcut yang langsung masuk pada fitur unggulannya itu.

Layaknya ponsel multimedia kebanyakan, nampaknya kurang fair kalau Samsung tak menyematkan jack audio 3,5 mm sebagai opsi penyelaras pada speaker eksternal atau headphone universal. Posisi jack audio sederet dengan antena eksternal TV yakni persis dibagian atas bodi ponsel.

Kamera
Di sektor ini, Genoa TV tampil seadanya. Tak seperti ponsel vendor global kebanyakan yang menyematkan kamera 2 megapiksel ke atas untuk media pengabadian gambar, ponsel ini hanya mendukung resolusi maksimal 1280 x 960 (1,3 megapiksel).

Namun beberapa opsi pengambilan yakni single shoot, continous shoot, serta panorama frame cukup memberikan variasi pada sesi pemotretannya. Lebih jauh kita dapat menemukan ‘kekayaan’ lain saat memasuki menu pengaturan/setting.

Pada area rekam gerak, tersedia menu pilihan yakni recording mode yang berjalan pada kondisi normal (320 x 240 piksel) dan limit for MMS (176 x144 piksel). Nilai plus dapat kita temui kembali pada  menu pengaturan yakni merekam video dengan menggunakan beberapa efek (black & white, sephia, negative, atau watercolour).

Kamera mampu berperan optimal di luar ruangan pada kondisi cahaya cukup. Namun sama seperti ponsel beresolusi rendah kebanyakan, saat pemotretan indoor, objek yang terekam cenderung buram, walaupun semuanya didukung oleh fitur white balance. Terlebih fasilitas ini tanpa dukungan flash atau LED sebagai penyokong cahaya.

Audio & Video
Pada area bunyi, ponsel ini sudah cukup memenuhi selera penikmat audio. Disamping menyediakan headset bawaan khas Samsung, ponsel ini juga menyediakan port universal audio 3,5 mm guna disambungkan ke perangkat lain, semisal speaker stereo maupun headset stereo universal.

Saat digunakan dengan menggunakan speaker bawaan, hasilnya lumayan jernih. Sektor ini mendukung format MP3/MAR/AAC/AAC+/e-AAC+/WMA, hadir pula kemampuan menampilkan judul lagu, pengelompokan, dan menampilkan album cover khas ponsel multimedia.

Sayang, kekayaan sektor audio yang dimilikinya tak diikuti kemampuan video player mumpuni. Hanya mampu menjalankan format 3GP, MPEG4/H.263/H.264, video player kurang maksimal untuk menikmati video yang formatnya sudah kian beragam.

Mobile TV
Nah, ini dia fitur yang paling diunggulkan Genoa TV. Sayang untuk menikmati fasilitas mobile TV, Samsung tak menyediakan tombol akses maupun shortcut pada widget layar utamanya. kita hanya dapat menemukan fitur ini pada menu. Satu catatan, untuk dapat menikmati fitur ini ponsel harus aktif dengan kartu SIM di dalamnya.

Lepas dari ‘kekurangan’ di atas tadi, ada hal menarik yang bisa kita telusuri pada fitur TV yang tampil dalam format lanskap (horizontal). Saat memasuki layanan ini, kita menemui beberapa menu virtual khas ponsel layar sentuh yang menawarkan akses volume (-/+), channel, channel list (dapat kita dapat atur sesuka hati), yang terletak di sebelah kiri dan kanan layar.

Merujuk pada fitur yang terletak pada jajaran paling bawah, kita menemui channel number, channel list, favorite channel, serta more. Fitur more merupakan fitur yang memberikan nilai tambah pada layanan mobile TV ini. Menawarkan aplikasi recording baik berupa rekam gambar maupun rekam gerak selama acara TV berlangsung, serta peng-editan file TV dan pengaturan yang menyangkut kesemua fitur tersebut.

Cara mengoperasikannya pun cukup mudah, selain kita dapat aplikasikan melalui menu virtual tadi, tombol shutter kamera ternyata dapat mengakses opsi yang sama. Cukup dengan sekali tekan maka kita akan mendapatkan ‘capture image’ alias foto TV, dan apabila kita menekannya sedikit lebih lama, maka kita dapat merekam TV yang durasinya ditentukan oleh kapasitas penyimpanan ponsel atau memori eksternal yang tersemat, tentunya daya tahan baterai juga patut kita perhitungkan. Data rekaman tadi sejatinya dapat kita edit dan sharing melalui email dan Bluetooth.

Walaupun awalnya fitur ini kurang familiar bagi penggunanya, namun PULSA yakin layanan ini mampu menjadi opsi yang cukup menarik bagi penggunanya. Terlebih bagi pengguna yang kerap terjebak macet atau sering menggunakan angkutan umum, layanan ini bisa jadi pilihan dalam mengusir kebosanan.

Internet
Kemampuan koneksi data dalam menjelajah internet nampaknya cukup hanya mengandalkan jalur akses GPRS dan EDGE. Selebihnya, meski fokus pada layanan TV tak membuat Samsung melupakan layanan jejaring sosial. Fitur semisal Facebook dan Twitter tetap menjadi nilai jual yang tak bisa diabaikan begitu saja.

Serupa dengan Genoa, Samsung Genoa TV juga membekali diri dengan fitur Instant Messaging via aplikasi Palringo. Melalui aplikasi ini, kita bisa terus online menggunakan akun messaging yang tengah tren seperti G-Talk, Yahoo Messenger, MSN, AIM, ICQ bahkan Facebook. Ponsel ini juga dilengkapi email klien dan shortcut via layanan Google.

Ada hal yang menarik pada iklan Genoa, yakni fitur ‘conversation’ (obrolan) yang teraplikasi pada menu messages. Tampilan pesan yang tersaji bak kita sedang melakukan aktivitas chatting, aplikasi atraktif ini juga dapat kita temui pada klan corby.

Berjalan pada platform Java MIDP, ponsel ini sejatinya bisa menikmati menu tambahan berupa berbagai aplikasi dan game yang berbasis Java via proses download. Aksi konektivitas nirkabel lainnya adalah Bluetooth yang telah support A2DP yang cukup berguna saat berbagi file dengan device lain semisal bluetooth stereo, file transfer, object push, basic printing, dial up dan serial port.

Sedangkan kabel datanya mendukung PC suite, Mass storage dan Printing. Namun dalam paket penjualannya tak disertakan kabel data serta PC suite, pengguna dapat memperolehnya sebagai aksesoris pilihan.

Memori
Guna mendukung layanan penyimpanan data, Genoa TV menyediakan user memori sebesar 32MB yang sebagian terinstal untuk sistem. Apabila butuh tambahan, terdapat slot ekspansi bertipe microSD dengan kapasitas maksimal 8GB. Sayang, slot ekspansi yang mengusung hotswap, kadang error saat membaca data atau file pada memori eksternal. Pada paket penjualan pun tak disertakan memori eksternal.

Samsung Genoa TV adalah ponsel layar sentuh yang bertujuan ‘mematikan’ dominasi layanan sejenis ponsel lokal. Sayang, material casing serta beberapa fitur yang terkesan pas-pasan seperti kamera, koneksi internet serta video harus ditebus dengan harga dua kali lipat harga ponsel lokal dengan fitur sejenis.

Nampaknya, pembeli harus membayar mahal embel-embel ‘mobile TV’ yang disemat pada Genoa TV. Namun berbicara kualitas, nama besar serta komitmen Samsung dalam memenuhi selera konsumen di ranah perangkat komunikasi nampaknya harus mendapatkan apresiasi yang setara dengan harga jual yang ditawarkan.

Kelebihan: mobile TV, capture & recording TV, Layar sentuh, disain ergonomis, TouchWiz UI, Multiple Instant Messaging; Widget Social Networking, Radio FM record

Kekurangan: Kamera standar, paket penjualan standar, koneksi lambat.

Harga Rp 1.325.000
HSDPA Tidak Kamera Ya
3G Tidak Video Call Tidak
WiFi Tidak Memory Ext Ya
Bluetooth Ya Email Ya
Infrared tidak Music Player Ya
Browser Ya Video Player Ya
Java MIDP Ya Video Recorder Ya
Mobile TV Ya TV Recorder Ya
Capture Image TV Ya Radio FM Ya
Jaringan: Quadband GSM/EDGE/GPRS; Dimensi: 106.4 X 55.9 X 13.2 mm, 101.1 gram; Layar: TFT capacitive touchscreen, 262.144 warna; 320 x 240 piksel (QVGA), 2.8 inci; TouchWiz UI Lite; Kamera: 1.3 MP, 1280×960 piksel; Browser: HTML; Koneksi: EDGE, GPRS, Bluetooth A2DP, micro USB,; Fitur: Mobile TV, capture image TV, recording TV, Voice Recorder, Multiple Instant Messaging, Widget Social Networking, Bluetooth Messenger, Radio FM record, Google search, Gmail, Image Editor, konverter, find music; Memori internal 32MB, eksternal: up to 8GB; Audio: MP3/AAC/AAC+/e-AAC+/WMA/AMR; Video: MPEG4/H.263/H.264
Baterai Li-ion 1000 mAh
Ponsel, baterai, charger, headset stereo, User manual

review via [tabloidpulsa.co.id]

Komentar Anda

Tentang Penulis

menulis 531 artikel di website ini.

Fans berat gadget dan smartphone email: portal.review1st@gmail.com twitter: @review1st

Copyright © 2014 review 1st. All rights reserved.