BlackBerry Ngadat, Kecelakaan Lalu Lintas Turun Drastis

Ini bukan berita hoax atau sampah. Baru-baru di Dubai dan Abu Dhabi, semua layanan BlackBerry tidak dapat digunakan seperti BlackBerry Messenger (BBM), internet, email atau facebook sekalipun. Gangguan layanan BB ini berlangsung selama tiga hari dan ajaibnya angka kecelakaan di jalan raya ternyata menurun hingga 20% dan 40% per hari. Hal ini secara tidak langsung membuktikan di saat perangkat BB mati, semua pengendara terkonsentrasi di jalanan.

Padahal sebelumnya, angka kecelakaan lalu lintas di Dubai ini terbilang cukup tinggi, yaitu setiap tiga menit dan di Abu Dhabi setiap dua hari terjadi kecelakaan fatal. Dikatakan, Kepala Kepolisian Dubai, Letjend Dahi Khalfan Tamim dan Direktur Lalu Lintas Kepolisian Abu Dhabi, Brigjend Hussein Al Harethi, gangguan layanan BlackBerry dari hari Selasa sampai Kamis ini membawa efek positif bagi kedua kota tersebut.

“Berkat layanan BB mati, terjadi penurunan kecelakaan yang signifikan terhadap pengendara muda dan pria selama 3 hari tersebut. Kecelakaan yang terjadi akibat penggunaan perangkat ini memang kecil dan moderat tapi memiliki efek yang sangat mematikan,” ujar Tamim.

Ditambahkan Al Harethi, “Dalam seminggu terakhir, tidak ada kecelakaan yang mengakibatkan kematian sehingga kami tentu sangat gembira. Para pengendara perlahan-lahan mulai menyadari bahaya menggunakan telepon genggam saat mengemudi. Terbukti, jalan raya menjadi lebih aman ketika BlackBerry mengalami gangguan”.

Kecelakaan akibat menggunakan BlackBerry memang tengah menjadi sorotan di Uni Emirat Arab setelah kematian tragis pemain bola internasional Theyab Amana, dua minggu lalu akibat mengemudi sambil menggunakan BlackBerry. “Kecelakaan itu pasti membuat orang benar-benar berpikir dua kali sebelum menggunakan BlackBerry saat mengemudi,” imbuh Al Harethi.

Kepolisian Abu Dhabi 2 minggu sebelumnya, sudah menggalang kampanye anti menggunakan telepon seluler saat mengemudi. Bahkan polisi sampai mengancam akan memberikan denda bagi siapa saja yang mengalami kecelakaan dengan penyebabnya tengah menerima telepon, membaca pesan atau mengirim pesan. “Kami bisa mengetahui siapa yang mengirim apa dan kapan. Nah, jika kecelakaan terjadi saat seseorang sedang menerima atau mengirim pesan, kami akan menyajikan bukti elektronik ke pengadilan dan memberikan denda pada,” jelas Tamim.
m.lulut@gmail.com

Related posts:

Tentang Penulis

menulis 318 artikel di website ini.

Managing Editor review1st.com. Memiliki pengalaman sebagai penulis di harian nasional, majalah dan online sejak tahun 2003. Spesialisasinya di bidang otomotif, baik roda dua maupun roda empat. Contact person: m.lulut@gmail.com

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2012 review 1st. All rights reserved.