Test Drive : Ford All-new Ranger di Thailand
- Tuesday, November 15, 2011, 9:09
- TEST DRIVE
- Add a comment
Kerja keras Ford sukses membuahkan hasil yang mengagumkan. Lupakan kesan kaku dan desain mengkotak pada generasi lama Ford Ranger. Era baru mobil pick-up double cabin asal Amerika ini telah menjelma menjadi sosok yang menakjubkan. Mobil yang diperlihatkan di IIMS 2011 kemarin masih dalam prototipe ini, kini sudah diproduksi massal di pabrik Thailand dan siap dijual ke Indonesia. Nah, sebelum hadir awal tahun depan, redaksi sengaja diundang PT. Ford Motor Indonesia (FMI) untuk mencobanya langsung di tanah kelahirannya dengan medan bervariasi, temasuk light-off road.
Lokasi tempat pengujian All-new Ford Ranger bukanlah di Bangkok, melainkan sebuah kota di paling utara Thailand bernama Chiang Rai. Kota bernuansa pegunungan berhawa dingin dan sejuk berjarak dari 850 km dari Bangkok ini dipilih karena memiliki medan yang variatif, kombinasi antara jalan bebas hambatan, tikungan, gravel, medan berlumpur, tanjakan, turunan, sungai buatan. “Jadi Anda memiliki kesempatan untuk melaju kencang di jalan tol dan merasakan ketangguhan All-new Ford Ranger di kondisi off-road,” ujar Bagus Susanto, Managing Director FMI kepada 19 jurnalis nasional saat briefing di hotel Le-Meridien, Chiang Rai.
Rute pertama adalah menuju jalan bebas hambatan menuju Sual Huao Sai Khao sepanjang 37,9 km kemudian Charin Garden Resort 36,5 km. Disini, redaksi yang mengemudikan varian Ford Ranger paling tinggi yaitu Wildtrack bermesin 3.2 liter Duratorq TDCi 5-silinder 4×4 bisa mencoba kemampuan tenaganya yang mencapai 200 hp dengan torsi buas 470 Nm. Tidak butuh waktu lama redaksi mencapai 100 km/jam dan bisa menembus kecepatan 160 km/jam dengan stabil dengan bantuan 6-speed A/T tiptronic.
Perjalanan berikutnya menuju pegunungan tempat nongkrong kedai kopi terkenal yaitu Coffee Dol Chaang dengan medan aspal dan gravel sepanjang 6,6 km. Soal tanjakan menuju pegunungan, tidak perlu ada yang dikhawatirkan, karena Ranger memiliki tenaga dan torsi yang lebih dari cukup untuk melumat tanjakan terjal sekalipun. “Ranger terbaru bahkan sudah ditest menanjak hingga kemiringan 45 derajat dan masih sanggup menanjak dengan sempurna,” ujar James Henderson, salah satu tim Design & Engineering Ford.
Keindahan suasana pegunungan menuju Coffee Dol Chaang, seakan menyatu dengan desain Ranger terbaru. Bergaya abad 21, Ranger generasi terbaru benar-benar berubah dengan tampilan yang lebih sporty, modern dan dinamis. Lihat saja identitas baru grille tiga palang warna hitam (smoked) di depan dan lampu belakang yang terintegrasi hingga garis-garis halus lembut serta sudut-sudut halus yang merefleksikan selera Eropa, namun tanpa menanggalkan kesan kokoh dan macho sebagai cirri khas sebuah double cabin.
Selepas itu, redaksi berpindah mobil dan mendapat jatah Ranger bermesin diesel terendah atau entry level dengan kapasitas 2,2 liter Duratorq TDCi 4-silinder dengan transmisi 6-speed M/T. Awalnya keraguan sempat muncul karena medan 33,9 km yang akan dilalui adalah kondisi off road dengan tanjakan cukup curam dan berlumpur di tengah hutan pinus serta Ranger yang dikendaria bukanlah berpenggerak empat roda alias 4×4. Apalagi tantangan terakhirnya adalah menyeberangi sungai Huai San dengan ketinggian sekitar 50 cm.
Namun semua kekhawatiran tersebut sirna saat Ranger yang ‘hanya’ bertenaga 150 hp ini menanjak dengan pasti dan percaya diri. Hal ini berkat torsi besar yang diusungnya yaitu mencapai 375 Nm, sehingga Ranger 2.2 liter mampu melahap tanjakan berlumpur dengan sempurna. Bahkan semua itu, dilakukan dengan ban standar, dan bukannya ban khusus off-road. Redaksi membayangkan, jika Ranger 2,2 liter dengan penggerak 4×2 saja bisa, apalagi Ranger 4×4 3,2 liter dengan fitur mode 2H, 4L dan 4H, pasti akan terasa sangat mudah.
Tantangan terakhir adalah melintas sungai Huai San dengan ketinggian sekitar 50 cm. Dengan ground clearance cukup tinggi yaitu 237 mm, bukan masalah besar bagi Ranger terbaru untuk menembusnya. Sebenarnya Ranger memiliki satu varian lagi, yaitu mesin bensin 2,5 liter Duratec 4-silinder dengan tenaga 116 hp dan torsi 226 Nm, tapi sayang redaksi tidak berkesempatan untuk mencobanya.
All-new Ford Ranger telah dibekali berbagai fitur canggih, seperti Electronic Stability Program (ESP), Hills Descent Control, Hill Launch Assist, Adaptive Load Control, Emergency Brake Assist, Roll-Over Mitigation dan Traction Control System. Ajang test drive ini juga menjadi pembuktian suspensi Ranger yang benar-benar baru. Double Wishbone dengan Coil-over-strut baru di depan dan Leaf Springs di belakang, memberikan sensasi layaknya sebuah sedan.
Penyempurnaan juga dilakukan di dalam kabin melalui pandangan yang lebih luas kedepan, panel instrument yang menarik dan mudah dibaca hingga sistem hiburan yang memadai. Tingkat kekedapan kabin juga patut diacungi jempol karena intrusi ban maupun suara luar mampu diredam dengan baik. Fitur audionya telah dilengkapi Bluetooth dan koneksi ke media player digital semacam iPod.
m.lulut@gmail.com
kata kunci pencarian:
- kelebihan dan kekurangan ford ranger
- kelebihan dan kekurangan ford ranger double cabin
- asal buatan nokia asha 300
- gambar mobil double cabin ford ranger
- harga hp huai wifi
- kelebihan kekurangan ford ranger
- kelemahan ford ranger
- varian ford ranger 3 2
Related posts:
Tentang Penulis
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!





