BlackBerry Curve 9360 Review: Blackberry OS 7 Paling Murah

BlackBerry Curve 9360 Review: Blackberry OS 7 Paling MurahRangkaian smartphone BlackBerry berbasis OS 7 terbaru terus menggelontor ke pasar. Dari keluarga Curve, RIM merilis Blackberry 9360 alias Blackberry Apollo. Blackberry Curve 9360 ini sengaja dihadirkan untuk mengakomodasi pengguna kelas menengah bawah.

Berbeda dengan saudaranya Blackberry Bold 9900, ponsel ini tidak menyertakan teknologi layar sentuh. So, Anda tetap disuguhi ‘experience’ yang merupakan ciri khas Blackberry, yakni keypad QWERTY fisik. Berikut kami hadirkan review Blackberry Apollo secara lengkap.

First Impression | Kesan Pertama

Apollo tampil lebih elegan dari seri Curve terdahulu. Salah satu penunjangnya adalah lis logam yang mengelilingi ponsel. Selain itu, komposisi layar beserta empat tombol dan trackpad terkesan rapi ketimbang Blackberry Gemini (Curve 8320).

Ponsel ini mengadopsi full QWERTY keyboard, trackpad, kombinasi material plastik dan logam list, port audio 3.5 mm dan tombol lock di sisi atas, pengatur volume suara, tombol mute dan convenience key disisi kanan, port microUSB di sisi kiri.

First Thing | Fitur Utama

Layar: Ukurannya tersempit di antara Blackberry lain

Harga murah berpengaruh pada harga. Dibanding Blackberry generasi terbaru lainnya ada beberapa fitur yang dikorbankan. Di sektor layar misalnya, luas Apollo hanya 2,44 inci. Ukuran ini adalah yang tersempit diantara yang lain. Curve 9360 juga menyematkan display TFT standar di kelasnya, 16 juta warna, 480 x 360 piksel.

OS & Prosesor: Akselerasi Cepat, Menu lebih Atraktif

Apollo sudah menyematkan BlackBerry OS 7.0 bundle 1555 (v7.0.0.319, Platform 8.0.0.359). Sistem operasi baru ini didukung prosesor 800 MHz, sangat berpengaruh terhadap kecepatan operasi dan akselerasi aplikasi. Dibanding seri Blackberry terdahulu, Apollo lebih minim lag dan transisi menunya terasa ‘smooth’.

Interface BlackBerry OS 7 pada Apollo tidak jauh berbeda dengan yang terdapat pada Monaco, Monza, Montana, Dakota dan Torch 2. Bedanya, lantaran tak ada fitur layar sentuh pada smartphone ini. Dibandingkan dengan Blackberry seri lama, tentu menu lebih nyaman dan atraktif.

Kamera: 5 megapiksel, belum autofokus hanya bisa rekam video VGA

Bekal kamera pada Curve 9360 setara dengan seri Blakcberry OS 7 yang lain (2592?1944 pixel). Ditunjang pula dengan LED flash, geo-tagging dan face detection. Sayang, fitur autofocus yang saat ini sudah umum ditemukan pada ponsel menengah ke atas tidak akan ditemukan dalam Apollo.

Sepertinya, kualitas kamera Apollo sepertinya masih di bawah Monaco dan Dakota. Ketajaman gambar saat memotret terlihat sedikit berkurang jika dibandingkan dua saudaranya yang berkekuatan sama. Resolusi maksimal perekam videonya pun hanya setara VGA (680 x 480 piksel). Untung sudah disediakan  video light, image stabilization dan zoom 1.8 x.

Internet: Memuaskan

Soal fitur internet, Apollo sudah cukup menjanjikan. Jalur data sekelas 3G/ HSDPA 7.2 Mbps, HSUPA dan Wi-Fi 802.11 b/g/n bisa jadi jaminan. Selain itu, browser BlackBerry OS 7 memiliki kemampuan layaknya browser internet pada PC. RIM bahkan menyatakan bahwa browser OS 7 lebih cepat 1.6x dari OS 6.

Jelajah internet secara leluasa dan cepat bisa dinikmati via jaringan HSDPA/HSUPA. Kami juga bisa terhubung dengan mudah di Hospot Area melalui Wifi yang sudah terbenam dalam handset ini.

First Touch

Bicara keypad QWERTY, komposisi tombol Apollo nyaman dipakai mengetik, di sini Blackberry mampu memperlihatkan dominasinya sebagai seri QWERTY nomor satu. Sayang, layarnya terlampau sempit jika melihat trend sekarang dimana bermunculan ponsel layar sentuh dengan layar ‘super lebar’.

Soal fitur, seperti biasa Anda bisa menikmati fasilitas multimedia seperti musik, video dan lain-lain. Kualitasnya sudah memadai. Apollo juga dilengkapi kemampuan NFC, teknologi ini memungkinkan Apollo untuk bertukar informasi dengan lebih cepat antar smartphone BlackBerry ataupun perangkat lain dengan kemampuan NFC.

Peta digital yang ditunjang fasilitas GPS sudah terintegrasi jadi jangan takut kesasar di jalan. Untuk Blackberry Messenger (BBM) tentu saja Anda bisa menikmati versi paling mutakhirnya. Secara, inilah fitur yang paling penting buat sebagian besar pemilik Blackberry. Soal memori, Apollo hanya mengandalkan 512 MB storage, 512 MB RAM.

Ponsel Blackberry agak bermasalah dengan ketahanan baterainya. Dalam pemakaian yang wajar saja umumnya ponsel BlackBerry hanya bertahan kurang dari 20 jam. Sayang, Apollo malah disuntik baterai dengan daya lebih kecil dibanding Blackberry Curve 3G yakni hanya 1000 mAh. So, jangan kaget jika pemakaian aktif bertahan kurang dari satu hari.

Kelebihan Blackberry Curve 9360: BlackBerry OS terbaru versi 7, 3G, BBM 6,

Kekurangan Blackberry Curve 9360:   Harga mahal di kelasnya, layar sempit, kapasitas baterai kecil

Kesimpulan:

Harga Blackberry Curve 9360 tergolong tinggi jika menilik segmen menengah ke bawah yang dibidiknya. Kendati begitu, peningkatan hardware dan fitur OS 7 pada Apollo lebih menjanjikan ketimbang seri Curve terdahulu. Selebihnya, tak ada yang istimewa dari smartphone ini.

Spesifikasi Blackberry Curve 9360:
Jaringan: 2G GSM 850 / 900 / 1800 / 1900, 3G HSDPA 850 / 1900 / 2100
Dimensi:  109 x 60 x 11 mm / 99 g
Layar: TFT 480 x 360 pixels, 2.44 inches (~246 ppi pixel density); QWERTY keyboard dan Touch-sensitive optical trackpad
Memori:  512 MB storage, 512 MB RAM, eksternal: microSD, up to 32GB
Kamera: 5 MP, 2592?1944 pixels, LED flash, Video Record: VGA
Sistem Operasi(OS): BlackBerry OS 7.0
CPU: 800MHz processor
Browser: Blackberry OS 7, HTML
Fitur lain: GPS, SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email, IM, NFC support
Organizer, Document viewer, internet (3G/HSDPA 7.2 Mbps; HSUPA),  WLAN:
Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth: v2.1 with A2DP, port kabel data microUSB v2.0
Baterai: Li-Ion 1000 mAh

Komentar Anda

Tentang Penulis

menulis 537 artikel di website ini.

Fans berat gadget dan smartphone email: portal.review1st@gmail.com twitter: @review1st

Copyright © 2014 review1st.com. All rights reserved.