Suzuki nex Test Ride
- Tuesday, January 24, 2012, 15:31
- GADGET
- Add a comment
Suzuki nex skutik untuk menyasar segmen menengah kebawah dilansir PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS). Dibanderol cukup kompetitif yaitu Rp 12,35 juta, Suzuki mencoba melawan kemapanan Honda BeAT dan Yamaha Mio.
Senjata utamanya adalah keiritan bahan bakar yang mencapai 79,6 km/liter yang telah diakui rekor MURI. Lalu apa lagi yang ditawarkan pengganti Suzuki Spin yang telah dihentikan produksinya tersebut?
Meski berbasis jeroan Spin, Suzuki nex sama sekali berbeda. Mesinnya baru dengan kapasitas 113 cc dengan teknologi Throttle Position Sensor (TPS) untuk mengatur pengapian sesuai posisi putaran gas. Kemudian terdapat fitur Computer Aided Engineering (CAE) guna mengurangi hambatan mekanis dan gesekan di ruang bakar. Tenaga yang dihasilkan disebutkan 9,4 hp pada 8.800 rpm dan torsi 8,7 Nm pada 6.500 rpm.
Secara desain dan dimensi, Suzuki nex tidak jauh berbeda dengan skutik lain pada umumnya. Tubuh ramping dan dan compact mencirikan sebagai alat transportasi yang lincah dan praktis. Bobot nex ini lebih ringan 1,7 kg dibanding Spin berkat penggunaan besi kotak pada rangkanya, namun dengan kekuatan yang sama. Selain itu, agar para wanita bisa menaikinya dengan sempurna, tinggi jok dibuat lebih rendah 10 mm dibanding Honda BeAT menjadi 735 mm.
Karena bodi-nya lebih ringan, sangat jelas terasa lebih mudah saat mencoba mendorong dan memasang standar tengah. Begitu pula saat menarik gas, nex bereaksi lebih cepat dibanding pendahulunya Suzuki Spin. Sayangnya lokasi pengujian yang hanya memanfaatkan fasilitas parkiran hotel Mercure, membuat sesi test ride kurang maksimal. Apalagi banyak pasir-pasir halus pada aspal, sehingga keinginan untuk memacu kecepatan harus ditahan.
Untuk mencoba kelincahan nex, di lintasan test ride terdapat cone sebagai penanda tikungan. Disini, nex kembali membuktikan kualitasnya dengan memanfaatkan body-nya yang lebih ringan dibanding Spin. Saat melewati cone-cone, nex mampu meladeni keinginan pengendaranya dan bergerak lincah menari-menari di tikungan dengan santai. Pengendalian di kecepatan rendah ini cukup mantap dan meyakinkan.
Namun bobot Suzuki nex yang ringan yaitu 87 kg, akan berpengaruh pada saat dipacu di kecepatan tinggi. Motor akan terasa sedikit melayang dan enteng sehingga pengendara perlu mencengkeram kemudi lebih sigap. Sedangkan untuk suspensi yang akan berpengaruh terhadap kenyamanan, bisa dibilang rasanya hampir sama dengan skutik-skutik Jepang pada umumnya, tidak terlalu keras atau terlalu lembut.
Menyoal sektor tampilan luar motor yang juga dijual di negara-negara Asean ini, terlihat tidak ada sesuatu yang istimewa. Seperti skutik pada umumnya, nex terlihat modern dan muda sesuai segmennya yang menyasar anak muda. Namun sentuhan grafis pada stripping di motor dengan pilihan warna hijau, merah, biru, hitam, putih dan pink ini cukup membuatnya berbeda dengan kompetitornya.
Dengan semua keunggulannya, seharusnya nex bisa berbicara banyak di pasar skutik entry level. Irit bahan bakar, body lincah dan jok rendah 735 mm yang membuat wanita mudah menaikinya, akan menjadi nilai plus nex dibanding rival-rivalnya. Saat ini tinggal strategi marketing dan promosi yang jitu dari Suzuki guna menarik perhatian konsumen muda di tanah air. Menggandeng boy band SMASH, merupakan salah satu cara yang tepat.
m.lulut@gmail.com
kata kunci pencarian:
- suzuki nex review
- review suzuki nex
- test suzuki nex
- Suzuki Nex Skutik baner
- test ride honda beat
- test drive suzuki nex
- tes suzuki nex
- suzuki nex test rider
- suzuki nex test
- spesifikasi motor spin 2012 km/liter rp
Related posts:
Tentang Penulis
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!


