Ini Alasan Kenapa Harga Xiaomi Murah Tapi Spesifikasi Tinggi

REVIEW1ST.COM – Xiaomi bagi gw merupakan salah satu merek smartphone yang menjual rangkaian produk dengan harga terjangkau sekali. Kadang-kadang gw sendiri keheranan, kok bisa harga Xiaomi murah? Padahal setiap seri terbarunya selalu penuh dengan fitur dan spesifikasi yang menggiurkan. Terutama kalau diadu dengan merek lain sekelasnya. Nah lho.

Xiaomi sempat menjadi ‘kesayangan’ industri dan para pengamat teknologi. Bahkan, Xiaomi sempat disanjung-sanjung sebagai ‘Apple’-nya Cina. Penjualannya pun sempat melejit dan menjadi salah satu merek smartphone paling prospektif.

Harga Xiaomi murah tapi kok fiturnya selalu mewah dan canggih?. Ini pertanyaan yang selalu terbersit dibenak gw, mungkin termasuk kalian juga ya, kalau sudah bicara soal Xiaomi.

Tapi setahun belakangan, nasib Xiaomi berubah. Tak seperti ekspektasi banyak kalangan. Awalnya, Xiaomi tersingkir dari posisi lima vendor smartphone teratas global akhir kuartal lalu. Kini, benar-benar terdepak dari lima besar di 2016.  Mereka ditikung OPPO dan Vivo.

Selanjutnya, kabar yang menyelinap di internet terasa lebih menyakitkan lagi buat Xiaomi. Posisinya bagai bumi dan langit dengan Apple. Vendor dengan logo apel digigit membukukan profit fantastis di Q3 2016.

Strategy Analytics menyebutkan kalau profit Apel mencapai 91% dari total profit vendor smartphone yang ada di bumi. 117 triliun rupiah. Sementara, sebagai ‘Apple KW’, Xiaomi tak membuat profit sepeser pun.

VP International Xiaomi mengaku dengan bangga, kalau mereka tidak mendapat profit alias untung dari smartphone jualannya. Hah?! Yups, betul. Ia sesumbar kalau hal itu justru merefleksikan model bisnis mereka. Memang model bisnisnya seperti apa sih?

Begini info yang berhasil gw korek di internet. Model bisnis ‘razor blade’ yang diusung Xiaomi seolah sengaja memberikan smartphone dengan untung super tipis bahkan nyaris tanpa profit pada konsumen. Jadi, inilah yang membuat harga Xiaomi bisa murah meriah tapi tetap sanggup mengantongi segudang fitur dan spesifikasi mewah.

Jadi kalau gw beli Xiaomi berarti gw untung? Hmmmm, susah juga jawabnya.

xiaomi-rice-cookerLebih jauh Xiaomi mengoceh kalau mereka mengharapkan keuntungan dari layanan lain yang dibuat via brand mereka. Bisa dari aplikasi, game, movie, appliance dan berbagai mainan atau gadget berbasis teknologi. Intinya, smartphone hanya sebagai ‘jalan’ atau sarana untuk membuka keran profit dari sektor lain.

Omongan Hugo Barra, Vice President Xiaomi menegaskan kalau model bisnis perusahaannya tidak berbasis dari uang penjualan handset. Seperti ini kata-katanya:

“Basically we’re giving [handsets] to you without making any money… we care about the recurring revenue streams over many years. We could sell 10 billion smartphones and we wouldn’t make a single dime in profits.”

Intinya sih, jualan smartphone mereka bukan untuk cari untung.

xiaomi-water-prufierXiaomi sendiri hanya membocorkan sedikit profit dan pendapatannya. Tapi mereka berhasil memperluas jangkauan home appliance-nya mulai dari air purifier, water purifier hingga rice cooker sebagai poros penggerak pendapatan utamanya. .

Tapi satu hal menarik yang bisa diintip dari pergerakan Xiaomi, mereka memang tengah berupaya menjadi ‘Apple’. Sengaja menghadirkan smartphone premium berjuluk Xiaomi Mi Mix, tampaknya vendor asal Cina ini ingin bermain di ‘lahan’ yang profitnya memang benar-benar terlihat. Segmen smartphone premium.

xiaomi-mi-mixUntuk membuktikan keseriusan dalam membuat smartphone yang bisa menghasikan profit, Xiaomi sampai menyewa desainer yang menggarap yacht Steve Jobs yaitu Philippe Stark. Vendor ini juga ternyata siap terjun ke Amerika Serikat tahun depan.

Idenya mungkin bisa dibilang begini, ‘kita harus rela kehilangan uang untuk mendapatkan lebih banyak uang’.

Nah, sekarang mengerti kan kenapa harga Xiaomi bisa murah meriah.