Daftar 10 Browser Terbaik untuk Android, Cek No. 6

#kamisukareview – Selain aplikasi pesan instan, aplikasi web browser menjadi salah satu aplikasi yang sering digunakan oleh pengguna HP, lantaran melalui aplikasi inilah pengguna sering melakukan pencarian data dan informasi di Internet. Berikut ini adalah daftar browser terbaik untuk Android menurut kami.

Browser yang cepat akan membantu produktifitas pengguna karena proses pencarian data menjadi lebih singkat, daftar berikut ini tidak diurutkan berdasarkan kriteria tertentu.

Inilah Daftar Browser Terbaik Android

1. Google Chrome

Browser Google Chrome telah nenjadi aplikasi perambah default yang terdapat pada hape Android, tak heran jika jumlah pengguna dari browser ini semakin meningkat, saat ini sedikitnya ada lebih dari 1 milyar pengguna Google Chrome di dunia.

Dengan kecepatan dan kehandalannya dalam hal integrasi dengan sejumlah layanan Google, browser Chrome menjadi aplikasi perambah yang cukup handal, baik untuk pengguna HP maupun desktop

2. CM Browser

CM Browser menjadi salah satu browser terbaik untuk Android karena memiliki ukuran file yang kecil hanya 2MB saja, bandingkan saja dengan Google Chrome yang memiliki besaran file lebih dari 30MB. Tidak hanya hemat memory, CM Browser juga memiliki tampilan antar muka yang juga menarik sehingga sangat mudah untuk digunakan.

3. Maxthon Browser

Maxthon Browser menjadi salah satu aplikasi perambah yang cukup handal bagi pengguna henpon Android, terlebih dengan hadirnya fitur gestur yang memungkinkan bagi pengguna untuk masuk ke sebuah halaman web tertentu dengan hanya menggerakan pola jari di atas layar.

4. UC Browser
UC Browser telah mengklaim diri sebagai aplikasi perambah paling cepat untuk semua platform termasuk Android, tidak hanya menawarkan kecepatan, aplikasi besutan developer UCWeb ini menawarkan sejumlah fitur dan layanan dan kini telah mendapatkan dan sedang dalam proses pengajuan lebih dari 200 paten di bidang mobile browser.

5. Firefox Browser for Android

Tidak hanya dikenal dilingkungan desktop, aplikasi perambah Internet yang berlogo rubah api inijuga tersedia untuk perangkat Android. Hampir sama dengan versi desktopnya, browser Firefox for Android juga menawarkan sejumlah Add-on yang berlimpah termasuk untuk memblokir iklan, mengingat password dan lain sebagainya.

6. Opera Mini

Opera Mini telah lama menjadi aplikasi browser yang handal untuk pengguna HP, bahkan sejak sebelum Android muncul. Aplikasi ini menawarkan kecepatan yang baik karena memiliki fitur kompresi yang tinggi saat data dikirim ke HP pengguna.

Selain itu, aplikasi ini juga memiliki ukuran yang kecil sehingga sangat ideal untuk digunakan pada HP dengan kapasitas memory terbatas.

8. Dolphin Browser

Aplikasi peramban Internet berlogo iklan lumba-lumba ini menjadi populer lantaran ia menjadi aplikasi peramban pertama yang memiliki fitur gesture bagi penggunanya. Selain menawarkan kemudahan, browser ini juga memiliki kecepatan yang baik saat digunakan.

7. Next Browser for Android

Next Browser menjadi aplikasi browser terbaik untuk Android yang cukup intuitif bagi pengguna Android lantaran menawarkan fitur pengenalan suara dalam penggunaannya. Aplikasi yang dikembangkan oleh para pengembang Go Launcher ini cukup cepat dan smooth saat digunakan.

9. Hover Browser

Sesuai namanya Hover Browser menawarkan pengalaman browsing yang menarik untuk para pengguna Android, lantaran aplikasi peramban ini memiliki fitur kemampuannya untuk “hover” atau melayangkan sebuah jendela diatas jendela lainnya, dimana kamu juga bisa lebih cepat berpindah-pindah dari jendela browser yang satu ke jendela yang lainnya.

10. Boat Browser

Aplikasi peramban untuk Android ini menawarkan sejumlah add-on yang akan membantu kamu saat browsing menggunakan Android, aplikasi Boat Browser juga memiliki sejumlah tool dan kemampuannya untuk berganti tema, sebuah fitur yang jarang ditemui pada aplikasi browser Android lainnya.

Berikut sejarah singkat mengenai browser atau penjelajah web. Browser pertama bernama bernama WorldWideWeb (tanpa spasi) diciptakan Tim Berners-Lee. Nama penjelajah tersebut kemudian diubah menjadi Nexus.[3]

Pada tahun 1993, Marc Andreessen melakukan inovasi penjelajah web dengan merilis Mosaic (kemudian Netscape), “perampan web populer pertama di dunia”,[4] yang membuat sistem Internet mudah digunakan dan lebih mudah diakses oleh orang kebanyakan.

Browser Andreesen memicu ledakan popularitas di Internet pada tahun 1990-an. Andreessen, pemimpin tim Musa di NCSA, segera mendirikan perusahaan sendiri, bernama Netscape, dan merilis Mosaic-yang kemudian mempengaruhi Netscape Navigator pada tahun 1994, yang dengan cepat menjadi penjelajah yang paling populer di dunia, menguasai 90% dari semua penggunaan penjelajah web di dunia (lihat bagian penggunaan web browser).

Microsoft menanggapinya dengan menciptakan Internet Explorer pada tahun 1995, juga sangat dipengaruhi oleh Mosaic, dan memulai perang penjelajah web pertama di industri Internet. Dibundel dengan Windows, Internet Explorer memperoleh dominasi di pasar penjelajah web. Raihan penggunaan Internet Explorer memuncak dengan jumlah lebih dari 95% pada tahun 2002.[5]

Opera memulai debutnya pada tahun 1996, meskipun belum pernah mencapai penggunaan secara luas, memiliki kurang dari 2% pangsa penggunaan browser pada Februari 2012 menurut Net Applications. 

Versi mini Opera (Opera Mini) memberikan tambahan pangsa pasar, pada bulan April 2011 sebesar 1,1% pada penggunaan penjelajah web secara keseluruhan, tetapi terfokus pada pasar ponsel yang tumbuh cepat. Opera Mini terinstal pada lebih dari 40 juta ponsel. Opera Mini ini juga tersedia di beberapa sistem benam lain, termasuk konsol video game Nintendo Wii.

Pada tahun 1998, Netscape meluncurkan apa yang kemudian akan menjadi Mozilla Foundation dalam upaya menghasilkan browser kompetitif dengan menggunakan model perangkat lunak sumber terbuka. Penjelajah web tersebut akhirnya akan berkembang menjadi Firefox. Hingga Agustus 2011, Firefox memiliki pangsa pasar 28% penjelajah web dunia.

Safari merilis versi beta pada Januari 2003. Hingga April 2011, Safari memiliki pangsa dominan untuk penjelajah web berbasis Apple, dan menguasai lebih dari 7% dari pasar penjelajah web dunia.

Pendatang baru di pasar penjelajah web adalah Google Chrome. Pertama kali dirilis pada bulan September 2008, popularitas Chrome meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun, dengan menggandakan pangsa penggunaannya dari 8% menjadi 16% pada bulan Agustus 2011. 

Peningkatan ini berbanding terbalik dengan popularitas Internet Explorer yang cenderung menurun dari bulan ke bulan. Pada Desember 2011, Google Chrome menyalip Internet Explorer 8 sebagai web browser yang paling banyak digunakan namun tetap lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah gabungan semua versi Internet Explorer yang digunakan.

Penjelajah web bisa dibedakan lewat fitur-fitur yang disediakan. Penjelajah modern dan halaman web biasanya menggunakan banyak fitur dan teknik yang tidak ada pada masa-masa awal web. Disebabkan adanya perang penjelajah web, fitur-fitur web dan penjelajah web semakin cepat dikembangkan.

Nah, itulah sejarah web dan rekomendasi 10 aplikasi browser untuk Android yang menurut kami paling baik dan tercepat saat ini, jika ada diantara kamu yang memiliki informasi terkait aplikasi browser untuk Android, silahkan isi dibagian komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.