OPPO K1 dan Segmen Pasar Hp OPPO di Indonesia

#kamisukareview – Hp OPPO K1 telah meluncur resmi di luar Tiongkok, yakni di India.

Hp ini membawa layar Full HD+ 6,4 inci dengan ornamen tetesan air (waterdrop) yang menampung kamera selfie 25MP.

Sementara untuk kamera utama, hadir melalui sensor 16MP dan kamera 2MP sekunder dengan depth sensor plus sensor kecerdasan buatan (AI Camera)

OPPO K1 akan berjalan pada sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan basis antarmuka ColorOS 5.2.

Nilai unggul Hp ini berupa sensor sidik jari yang tertanam di balik layar (fingerprint in-display).

Ada baterai 3.600 mAh sebagai penyokong daya Hp dengan kemampuan pengisian 10W melalui port model MicroUSB. 

Kabarnya, pengecasan baterai Hp itu juga dibekali dengan metode fast charging (pengisian cepat).

Hp ini dibekali Snapdragon 660 dan prosesor grafis (GPU) Adreno 512. GPU yang dipadu RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.

Di India, Hp ini bakal dijual dalam ragam warna, di antaranya biru (gradien blue) dan hitam (piano black) dengan banderol mulai 14.990 rupee–setara Rp2,9 jutaan–untuk RAM 4GB/ROM 64GB.

Lantas, apakah Hp ini akan dijual di Indonesia? Mengingat segmen yang disasar adalah new-entry, segmen tergemuk di Indonesia saat ini.

Soal segmen pasar Hp OPPO di Indonesia secara keseluruhan, Aryo Meidianto Aji, PR Manager OPPO Indonesia, menjelaskan dengan gamblang bahwa butuh riset untuk memasarkan Hp-Hp OPPO di Indonesia, terlebih yang sudah dipasarkan di luar negeri.

Nggak semudah itu, sebenernya apa yang dilihat di luar bisa langsung masuk. Persepsi orang itu pasti ada seperti itu. Jawabannya, belum tentu perangkat (Hp) yang ada di luar itu sesuai dengan market orang Indonesia, karena pertimbangannya banyak, apakah perangkat tersebut jika dijual disini akan menganggu perangkat yang udah beredar di sini atau nggak,” bebernya.

Aryo juga mengatakan bahwa butuh riset sekitar 3 bulan untuk memutuskan apakah Hp yang diproduksi di Tiongkok itu bakal cocok di jual di Indonesia.

“Pasar cuma 3, Asia Tenggara, China (Tiongkok), apa International market,” tandasnya.

Terlebih menurut Aryo, untuk memasukkan Hp di Indonesia harus melalui proses yang lumayan ketat, salah satunya tingkat kandungan lokal (TKDN) yang harus sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah.

“Aturan kita lumayan ketat kan masalah Hp impor, itu yang juga jadi pertimbangan kenapa nggak semua yang ada di pasar internasional masuk ke sini (Indonesia),” jelasnya.

Nah, jelas kan? Hayo, siapa yang tetep ngarep OPPO K1 bakal hadir di Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published.