China Mulai Adopsi Jaringan 5G di Shenzhen

#kamisukareview – Penetrasi jaringan 5G memang belum banyak di-implementasikan, namun sejumlah negara seperti AS dan Korea Selatan telah memiliki jaringan tersebut, baru-baru ini China juga mulai mengadopsi jaringan 5G di  Qianhai-Shekou Free Trade Zone wilayah Selatan daerah Shenzhen.

Jaringan 5G di wilayah itu telah dirilis oleh operator telekomunikasi China Unicom. Sedikitnya ada sebanyak 111 titik BTS untuk jaringan 5G telah dibangun untuk membantu masyarakat setempat menikmati teknologi jaringan teranyar itu.

Jaringan 5G dipercaya memiliki latensi rendah dan kecepatan koneksi yang jauh lebih tinggi  dibandingkan dengan jaringan 4G yang ada saat ini.

Kehadiran teknologi ini diharapkan bisa membuka peluang yang lebih baik dan  mendorong startup teknologi serta  perusahaan yang ada di Tiongkok saat ini. Dari informasi yang berhasil kami rangkum melalui GizmoChina.com, kapasitas jaringan tersebut akan secara bertahap ditingkatkan hingga terbangun 7,000 BTS di Shenzhen dan 10,000 BTS di seluruh kawasan Tiongkok sebelum tahun 2020 nanti.

Seperti kita tahu bahwa teknologi jaringan 5G secara teori memiliki sejumlah keunggulan diantaranya ialah  latency yang lebih rendah dan peningkatan kapasitas koneksi hingga satu juta koneksi per kilo meter persegi.

Dengan keunggulan-keunggulan ini, jaringan 5G akan meningkatkan pengalaman pengguna pada layanan-layanan yang ada dan diadopsinya ke layanan-layanan baru. Layanan baru ini terbagi dari tiga kategori besar, yakni enhanced Mobile BroadBand, ultra-Reliable and Low Latency Communications, dan massive Internet of Things.

Leave a Reply

Your email address will not be published.