Gojek Perluas Layanan Pasca PSBB DKI Jakarta

#kamisukareview – Gojek perluas fitur GoFood untuk melayani pesan antar makanan, barang dan bahan pokok untuk bantu penghasilan mitra driver dan penuhi kebutuhan masyarakat di masa PSBB. Gojek juga mendukung keberlangsungan usaha merchant UMKM di masa PSBB melalui program Hari Kuliner Nasional.

Lebih jauh, Gojek juga meningkatkan fungsi titik jemput dan shelter menjadi “Titik Pencegahan COVID-19” untuk dukung mobilitas masyarakat yang masih harus bertugas di luar rumah di masa PSBB.

Gojek mengklaim siap berada di garda terdepan untuk penuhi kebutuhan masyarakat pasca pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 10 April sampai 23 April 2020 di DKI Jakarta.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, “Aktivitas masyarakat Ibukota mungkin melambat dengan pemberlakuan PSBB guna menekan penyebaran COVID-19. Namun, kami justru mempercepat upaya kami untuk membantu masyarakat dalam melewati masa sulit ini.”

“Seperti yang dialami semua pihak, kami tidak memungkiri ada banyak tantangan yang harus dihadapi selama pandemi ini. Tetapi kami telah mempersiapkan sejumlah langkah agar dapat terus beroperasi sebaik mungkin dengan tetap mengutamakan prosedur keamanan dan kesehatan, terutama di masa pasca pemberlakuan PSBB,” ujar Kevin.

Kesiapan Gojek pasca berlakunya PSBB mencakup peningkatan layanan dan penyesuaian produk yang berfokus pada tiga hal utama, yaitu:

Pertama, membantu masyarakat untuk tetap bisa penuhi kebutuhan sehari-hari melalui perluasan layanan GoFood, GoMart, GoShop, GoSend, dan GoFresh. Sebagai contoh, layanan GoFood sekarang diperluas untuk dapat melayani pembelian bahan pokok dan pangan, termasuk berbelanja bahan pokok dari Pasar Mitra Tani milik Kementerian Pertanian RI.

Uniknya, untuk masyarakat yang berbelanja melalui GoFood, Kementerian Pertanian RI akan menanggung ongkos pengiriman (ongkir) untuk setiap transaksi pembelanjaan minimum Rp40.000 dengan layanan antar radius maksimal 25 km.

Masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan GoFood untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari di gerai belanja modern seperti Alfamart, FamilyMart, Lawson dan Circle K.

Kevin mengatakan, “Masyarakat akan semakin membutuhkan jasa pesan antar makanan dan barang pokok agar mereka bisa beraktivitas senormal mungkin di masa PSBB ini.

“Peningkatan kebutuhan terhadap jasa antar makanan dan barang pokok ini akan membantu mitra driver Gojek untuk tetap mendapatkan penghasilan, mengingat layanan angkut penumpang transportasi roda dua dilarang untuk sementara waktu,” ujar Kevin.

Kedua, membantu mobilitas masyarakat yang masih harus bekerja di luar rumah di masa PSBB. Gojek meningkatkan fungsi titik jemput dan shelter Gojek menjadi “Titik Pencegahan COVID-19”.

Titik ini dilengkapi dengan pengukuran suhu tubuh, hand sanitizer, serta masker untuk mitra driver dan masyarakat pengguna aplikasi Gojek yang masih harus bepergian. Aturan physical distancing dipertegas dengan pengelolaan antrian aman lengkap dengan stiker penanda dan petugas terlatih.

Mengikuti peraturan PSBB di DKI Jakarta, maka sejumlah “Titik Pencegahan COVID-19” yang tetap aktif saat ini berada di wilayah Bodetabek termasuk titik GoCar Instan Bandara Soekarno Hatta Terminal 1, 2 dan 3, serta sejumlah kota lainnya seperti Medan, Surabaya dan Yogyakarta.

Berdasarkan peraturan Pemerintah terkait PSBB, masyarakat yang masih diperbolehkan untuk tetap beraktivitas di kantor, antara lain meliputi kantor perwakilan negara asing, organisasi internasional, lembaga negara yang turut serta menangani COVID-19 dan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Sedangkan pelaku usaha swasta yang dapat beraktivitas di kantor adalah mereka yang bergerak di bidang kesehatan, bahan pangan makanan dan minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, konstruksi, dan industri strategis. Gojek ingin memastikan mereka dapat terbantu dengan layanan transportasi online yang dibatasi sesuai dengan ketentuan PSBB.

Ketiga, membantu keberlangsungan pendapatan merchant UMKM GoFood di masa PSBB melalui program Hari Kuliner Nasional (Harkulnas). Program ini bertujuan untuk membantu merchant UMKM GoFood untuk bisa tetap menghidupi usahanya di masa krisis ini.

Program yang diluncurkan beberapa hari sebelum PSBB ini melibatkan 55 ribu outlet UMKM GoFood di awal periode. Dalam program Harkulnas ini, merchant UMKM berkesempatan melakukan promosi dan tampilan khusus di halaman utama GoFood. Sementara, para pelanggan berkesempatan mendapat voucher promo ongkos kirim.

Kevin mengatakan, “Harkulnas GoFood memasuki tahun ketiga dan terbukti efektif dalam mendorong volume transaksi merchant kami. Harkulnas GoFood 2019 mencatat total nilai transaksi mitra merchant GoFood yang terlibat program ini meningkat sebesar 42%, sementara rata-rata nilai transaksi tiap merchant meningkat sebesar 21%.

“Kami berharap program Harkulnas tahun ini bisa membantu keberlangsungan usaha puluhan ribu UMKM sehingga dapat membantu perputaran roda ekonomi Indonesia di masa pandemi ini.”

Tika M

The strongest actions for a woman is to love herself, be herself and shine amongst those who never believed she could.”