Subhan Ditemani Navigator Baru di Rally Italia

Sukses menjuarai putaran ketiga Kejurnas Rally di Medan, tugas berat lainnya sudah menanti Subhan Aksa. Perally muda Indonesia ini sudah harus mempersiapkan diri ke Rally Italia di Sardinia, 18-21 Oktober. Ajang ini merupakan seri ke-7 FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC) sekaligus putaran ke-12 seri utama World Rally Championship (WRC). Beda dengan seri dunia sebelumnya, Rally Italia hanya melombakan kelas elit WRC dan PWRC, tanpa SWRC dan Rally Academy.

Bagi Subhan, seri Italia sangat penting untuk mengkatrol posisi di klasemen. Ia kini di 5 Besar setelah sempat berada di 3 Besar. Posisinya turun dua peringkat hanya karena finish urutan 6 di Rally Jerman silam. “PWRC musim ini hanya tersisa dua seri. Italia dan Rally Spanyol bulan depan. Peluang terbaik di Italia karena seluruh lintasannya berkarakter gravel, hampir sama dengan lintaan rally di Indonesia. Spanyol sendiri akan berlomba di lintasan aspal,” tutur Subhan dalam siaran persnya.

Andalan Bosowa Rally Team itu menargetkan gelar juara di Italia. Motivasi dan keyakinannya terdorong berkat dua hasil runner up di Acropolis dan Selandia Baru yang juga menghamparkan trek gravel. “Sepertinya terbuka peluang juara di sana. Kami sangat akrab dengan lintasan gravel dan tim sudah punya pengalaman cukup untuk menyeting mobil di lintasan seperti itu. Mudah-mudahan berhasil, yang jelas kami akan berjuang mendapatkan itu,” imbuhnya.

Guna memaksimalkan itu, Subhan pun mengganti navigatornya. Kebetulan juga  navigator sebelumnya, Jeff Judd (Selandia Baru) punya agenda personal sehingga kali ini tak bisa mendampinginya. Sebagai penggantinya manajemen Bosowa Rally Team kemudian memilih Nicola Arena, navigator senior Italia yang sudah punya jam terbang ikut 333 ajang reli sejak 1988. Pria berusia 44 tahun ini sudah berpasangan dengan sejumlah perally internasional. Terakhir ia mendampingi Gianluca Linari di ajang PWRC.

“Pacenote dan pengetahuannya tentang seluk beluk Rally Italia tentu menjadi nilai plus. Kami sudah saling kenal sebelumnya, jadi faktor komunikasi pun tak akan ada masalah,” kata Subhan. Dari segi kompetisinya, PWRC masih menyisakan rivalitas sengit di antara kontestan. Tercatat 7 perally membuka kesempatan menjadi juara dunia 2012 karena selisih poin di kelompok ini terbilang rapat.

Subhan di urutan 5 dengan poin total 50. Empat kontestan di atasnya adalah Benito Guerra (Meksiko/80), Michal Kosciuzko (Polandia/65), Valeriy Gorban (Ukraina/58), dan Marcos Ligato (Argentina/52). Jadi, masih sangat terbuka kesempatan memburu Guerra di pucuk klasemen, baik buat Subhan maupun tiga perally lainnya.
m.lulut@gmail.com

Mustafa Iman

penulis | pengelana