Ini Dia 7 Kesalahan Saat Mengecas Hp, No 5 Ternyata Gawat!

#kamisukareview – Sebagian kamu mungkin bingung, kenapa baterai ponsel menjadi cepat habis atau daya ponsel menurun secara drastis. Padahal kapasitas baterai yang disediakan lumayan jumbo.

Bisa jadi hal itu disebabkan kamu melakukan beberapa hal yang tak seharusnya, mungkin kamu melakukan kesalahan saat mengecas HP. 

Ponsel, sejatinya merupakan perangkat mobile yang membutuhkan baterai optimal untuk kinerjanya. Pabrikan pun telah mendesain dan meriset apa dan bagaimana sebuah produk berjalan optimal.

Karenanya, jika kamu membeli ponsel, maka akan disertakan perangkat penunjang asli/orisinal, semisal kabel data dan adapter charge.

Karenanya disarankan ketika melakukan pengisian ulang baterai untuk pertam kali pada ponsel baru, disarankan hingga tuntas, atau mencapai 100%.

Nah berikut kami jabarkan beberapa kesalahan saat mengecas ponsel yang membuat baterai ponsel kamu menjadi lemah dan tak awet.

1. Melakukan charge ketika baterai habis total

Tak dimungkiri, tentunya kamu sering melakukan hal ini. Bisa jadi kamu tengah aktif bersosial media atau bermain game yang menguras baterai hingga 0%. Notifikasi (baterai hampir habis) pun bahkan kerap terabaikan oleh aktivitas ini.

Saat ini kebanyakan pabrikan ponsel menanamkan baterai jenis lithium-ion yang cukup rentan jika sering melakukan pengecasan ketika baterai habis total, karena akan membuat umur baterai menjadi lebih pendek.

Padahal ponsel dengan baterai jenis ini, kamu bisa leluasa melakukan pengecasan kapan pun, bahkan ketika masih menyentuh angka 20% dan mencabut pengecasan ketika sudah 80%.

Sederhana memang, namun pastinya sering terabaikan.

2. Menggunakan ponsel ketika di-charge

Hal lain yang tentunya sering kamu lakukan adalah menggunakan ponsel ketika tengah di-charge. Lazim memang, karena tentunya saat di-charge, ada saja notifikasi yang masuk terkait sosial media atau jejaring obrol (chatting).

Namun hal yang lebih parah adalah memainkan game yang notabene sangat menguras baterai saat ponsel kamu sedang di-charge. Selain membuat baterai rusak, aktivitas ini akan membuat ponselmu menjadi cepat panas dan rusak.

Disarankan, saat mengecas ponsel, tinggallah sejenak aktivitas berponsel. Dan jika ingin baterai ponsel lekas terisi maka kamu bisa non-aktifkan jaringan (airplane mode).

Jadi, tak ada alasan kamu masih menggunakan ponsel ketika sedang di-charge. Karena saat ini pabrikan ponsel pun terus mengembangkan mekanisme pengecasan, salah satunya dengan menghadirkan fitur pengecasan kilat (fast charging).

Tak ada salahnya kan mengistirahatkan ponsel sejenak?

3. Menggunakan charger palsu/kw

Ini juga kerap dilakuan para pengguna ponsel, bisa jadi termasuk kamu. Lupa membawa perangkat pengecasan asli kerap membuat kamu meminjam alat charge dari teman yang dipertanyakan keasliannya.

Beda ponsel dan beda merek, tentu beda optimalisasi pengecasannya, terutama terkait arus listrik yang disalurkan.

Pun jika alat charger kamu rusak, maka disarankan untuk membeli sesuai rujukan buku panduan. Belilah sesuai dengan jenis dan merek yang sama.

4. Sering pakai powerbank

Ini yang paling lazim dilakukan, yakni sering mengecas ponsel dengan menggunakan powerbank, bahkan ketika di rumah sekalipun.

Memang, tak ada salahnya menggunakan powerbank, namun hanya pada saat mendesak dan benar-benar sangat dibutuhkan.

Nge-charge ponsel menggunakan powerbank tentunya akan membuat kondisi baterai jadi berkurang daya tahannya, karena arus listrik yang dihantarkan pastinya tak maksimal.

5. Nge-charge dalam waktu lama

Melakukan pengisian ulang baterai sambil mengistirahatkan aktivitas ponsel tentu baik dilakukan. Pada malam hari contohnya.

Tapi jangan sampai aktivitas ini dilakukan terlalu lama, sambil kamu tinggal tidur misalnya. Karena saat ini dengan semakin canggihnya fitur pengecasan ponsel, maka waktu yang dibutuhkan relatif cepat, yakni hanya butuh waktu 1-1,5 jam untuk melakukan pengecasan maksimal.

Jika ponsel terus terisi arus listrik dalam waktu lama, maka tak hanya baterai yang akan rusak, tapi juga merusak sirkuit elektronik di dalamnya, bahkan adapter ponsel bisa jadi sangat panas dan membahayakan.

Banyak kasus yang mengabarkan jika ponsel terbakar atau meledak akibat di-charge terlalu lama, karena pemiik ponselnya tertidur.

6. Sering nge-charge ponsel di mobil

Hal lain yang tak direkomendasikan adalah sering melakukan pengecasan pada colokan daya listrik mobil kamu.

Arus listrik mobil yang tak stabil, bisa jadi akan membuat umur baterai kamu terpangkas, bahkan bisa merusak ponsel karena umumnya colokan listrik mobil tak memiliki stabilizer arus listrik.

7. Melakukan kesalahan secara bersamaan

Bisa jadi kamu melakukan kesalahan sekaligus dalam pengisian baterai ponsel. Misalnya mendengarkan musik atau bermain game di ponsel sambil melakukan pengecasan dengan menggunakan powerbank.

Nah, jika ingin baterai ponsel kamu awet, maka hindari beberapa kesalahan yang telah dijabarkan tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.