Review SkyBee W171: QWERTY Murah Punya Koneksi Wi-Fi

Tak bisa dielakkan banyak kompromi harus dilakukan jika sudah berlomba di ranah kebutuhan konsumen. Vendor ponsel Cina kini harus bertarung semakin sengit dengan vendor papan atas demi menjaring peminat. Pasalnya, vendor seperti Nokia, Samsung atau LG kini sudah mulai menginvasi ranah QWERTY.

SkyBee adalah salah satu contoh bagaimana vendor lokal mulai mencari irisan baru yang bisa dilahap di pasar. Lewat SkyBee W171, vendor ini mulai menancapkan fasilitas Wi-Fi. Biasa saja? Tidak menarik? Jangan cepat ambil keputusan karena harganya hanya Rp 500 ribuan.

First Impression | Kesan Pertama

Seperti ponsel QWERTY asal Cina pada umumnya, SkyBee W171 tampil melebar dan agak bongsor. Semua material bodinya terbuat dari plastik namun casingnya tetap terasa kokoh. Dan, sudah bukan rahasia jika fitur dual SIM sudah ditancapkan dalam ponsel ini. Tapi tak ada tombol khusus SIM 1 dan 2, meski Anda tetap tersedia pilihan saat Anda menekan tombol call.

Soal navigasi, SkyBee W171 sudah menyematkan trackpad. Dan, di beberapa area bodi, sang vendor sudah menyediakan beberapa fasilitas yakni lubang untuk port charger, kabel data dan jack 3,5 mm. Kesan awal, hmm, Skybee tetap tak bisa lepas dari ‘image’ ponsel Cina pada umumnya.

First Thing | Fitur Utama

  • Internet: Wi-Fi belum memuaskan

Anda yang gemar mengakses internet kecepatan tinggi tak akan puas dengan fasilitas internet yang ditawarkan. Maklum, SkyBee hanya menawarkan jalur data sekelas GPRS/EDGE. Akses website mobile memang masih cukup memuaskan. Namun, jika Anda mencoba membuka website dinamis, pesan error bakal sering menyambangi browser.

Untungnya, SkyBee W171 sudah menanamkan fitur Wi-Fi dalam ponsel ini. Usut punya usut, performa jaringan WiFi yang disuguhkan SkyBee W171 terasa kurang greget. Anda hanya bisa memakai fitur ini di browser bawaan saja. Sementara dalam aplikasi yang membutuhkan koneksi internet berbasis Java (Opera Mini, eBuddy), Wi-Fi tak bisa beroperasi.

Selain itu, browser bawaan ponsel tak bisa dimaksimalkan untuk membuka halaman yang memuat banyak konten dinamis. Meski sudah memakai Wi-Fi, loading internet via Wi-Fi tetap lambat dan kerap dihiasi pesan error ‘insufficient memory’.

  • Kamera: plus lampu kilat, kualitas tetap tersendat

SkyBee W171 punya fitur dual kamera, semuanya bisa dipakai memotret. Dan, satu catatan lagi, ‘tumben’ dengan harganya yang murah meriah vendor masih bermurah hati menambahkan lampu kilat sebagai pelengkap.

Resolusi maksimal kamera adalah 800×600 piksel, namun hasilnya tak terlalu bagus. Ketajaman gambar dalam kondisi outdoor tak memuaskan padahal cahaya cukup. Sementara di dalam ruangan, lampu kilat ternyata tak banyak membantu mendongkrak hasil jepretan kamera. Gambar cenderung gelap dan dihiasi noise.

Sebagai tambahan, kamera ponsel ini bisa dipakai merekam video dalam format MPEG4 atau 3gp. Namun lagi-lagi gambarnya tak memuaskan karena gambar patah-patah dan nyaris sulit teridentifikasi saat Anda merekam dalam kondisi bergerak.

First Touch | Sentuhan Pertama

Di bagian layar awal (homescreen), review1st menemukan enam buah shortcut yang bisa membantu mengakses messages, phonebook, mobinity, facebook, Yahoo dan mig33 secara cepat.

Setelah memasuki menu utama, Anda akan menemukan ikon menu khas ponsel Cina. Nah, navigasi menu ini harus dijalankan memakai trackpad. Sayang, ternyata fitur krusial dalam mengelola menu SkyBee W171 kurang responsif terhadap sentuhan jari. Alhasil, review1st sering jengkel saat memakainya.

Saat berkelana di area pemutar musik, Anda akan disuguhi loudspeaker yang memutar lagu dengan bunyi kencang, tapi terasa agak cempreng dan berisik jika disetel dalam volume maksimal. Tapi Anda bisa sedikit lega, pemutar musik ini bisa memancarkan lagu via headset dan headset bluetooth. Via perangkat itu suara terasa lebih ‘nendang’ dan nyaman di kuping.

Fitur radio FM yang bisa merekam siaran pun ditemukan review1st dalam ponsel ini. Namun, TV analog tak ditemukan dalam ponsel ini meski dalam box tertera jelas ikon TV analog. Sebuah kesalahan?

Soal komunitas, ditemukan beberapa fitur wajib seperti Facebook dan Twitter. Ada juga aplikasi seperti mobinity, opera mini, ebuddy, Google Maps, imiChat, mig33, MSN dan Snaptu. Oh ya, keberadaan Google Maps sedikit membuat penasaran, jadi review1st menjajalnya. Ternyata bisa dibuka meski proses loadingnya terasa lambat.

Banderol Rp 500 ribu yang dipasang SkyBee untuk seri ini rasanya sudah cukup nyaman di saku. Apalagi fitur yang dibenamkan pun lengkap. Dual SIM card, aplikasi online sampai fitur audio standar ponsel Cina sudah ada. Dan fitur unggulan Wi-Fi bisa jadi pemikat meski kinerjanya masih terbatas.

PLUS : Fitur WiFi, dual kamera
MINUS : internet masih GPRS/EDGE, trackpad kurang responsif

Rp 550.000,-
HSDPA No Kamera Yes
3G No Video Call No
WiFi Yes Memory Ext Yes
Bluetooth Yes Email Yes
Infrared No Music Player Yes
Brew No Video Player Yes
Java Yes Video Recorder Yes
GPS Internal No OS Terbuka No
Aplikasi Navigator No Radio FM Yes
Dual GSM, Dual SIM Standby; Dimensi: 110 x 61 x 12.5 mm; Layar: TFT, QVGA, 2.4 inches, QWERTY keyboard; Memori internal 24,3 MB, eksternal Trans-flash hingga  16 GB; Kamera: 2 MP, 1600×1200 pixels, Geo-tagging, Video, Video Call; Koneksi Data: GPRS class 12, EDGE, Wi-Fi; Konektivitas: Bluetooth v1.2, miniUSB v2.0; Browser: WAP 2.0; Fitur Lain: Fm Radio, Dual GSM, WIFI/WLan, Dual Camera, Big Sound, Bluetooth, Trackpad, EDGE, Video Chat, MP3, MP4, Google Maps, Facebook, Yahoo!Messenger, Opera Mini, Twitter, MIG33, IMIChat, MSN, Mobinity, UCWEB Java, eBuddy, Alarm, Ebook Reader, Stopwatch, World clock, Azan Alarm,
Baterai Lithium Ion 1000 mAh
Ponsel, Baterai, Travel Adapter, mini USB cable, stereo headset, user manual, kartu garansi

Note: klaim pihak SkyBee terkait kemampuan Wi-fi yang kami ulas:

Dear Tim Redaksi,

Terima kasih sebelumnya kami ucapkan atas review handset SkyBee tipe W171 pada website review1st.com. Terkait dengan review tersebut, pada uraian “internet” disebutkan koneksi WiFi kurang mendukung untuk membuka aplikasi Java. Padahal tipe ini mendukung untuk membuka aplikasi Java lewat koneksi WiFi dengan setting:

Setting WiFi untuk Java:
Menu> hiburan & permainan> pengaturan utk Java>Pilih SIM1 atau SIM2> Profil SIM1 atau SIM2 utk Java> pilih WiFi Profile> Aktifkan profile

Sebelumnya aktifkan koneksi WiFi:
Menu> Manager Koneksi> WLAN/WIFI
1. Aktifkan/Matikan
2. Status WLAN
3. Pengaturan Aksess Point (manual)
4. Cari Jaringan> (bila sudah terdeteksi nama hotspot> pilihan> sambung> masukkan password> pilihan> selesai> tunggu sampai terhubung

Tika M

The strongest actions for a woman is to love herself, be herself and shine amongst those who never believed she could.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.