Review Samsung Galaxy S20 Ultra: Smartphone Serba Mutakhir

#kamisukareview – Samsung adalah pemimpin industri smartphone, wajar saja jika vendor ini selalu jadi benchmark merek lain. So, tak berlebihan jika kedatangan unit review Samsung Galaxy S20 Ultra ke meja redaksi kami sambut dengan sangat antusias.

Galaxy S20 Ultra bukan flagship buat dimanja atau disanjung, tapi mengujinya membuat tim review1st mempunyai experience terhadap sebuah produk yang jadi acuan merek-merek lain. Buruk berarti siap dihujat, bagus berarti dipuji setinggi langit oleh netizen. Itulah nasib pemimpin pasar.

Full Review Samsung Galaxy S20 Ultra

Maka tak berlebihan jika semangat untuk menjajal unit review Galaxy S20 Ultra semakin membara, ketika kami sudah melihat dan menimang-nimang HP flagship ini.

Kesan pertama, solid, built quality bagus. Cukup. Dari sini saja aura perangkat kelas atas sudah terasa. Tapi impresi selanjutnya seperti apa, mari sama-sama mengujinya.

Rancangan Bodi

kelebihan dan kekurangan samsung galaxy s20 ultra

Pertama kali melihat unit review Galaxy S20 Ultra, nuansa flagship sudah begitu kental. Smartphone dengan desain kokoh, layar melengkung dan area touchscreen nyaris memenuhi sektor depan. Kemudian memegangnya, feel solid, kokoh dan material bodinya bukan kaleng-kaleng.

Tapi, setelah mengutak-atik tak lebih dari satu menit, mulai terlihat bekas-bekas sidik jari. Kami yang ingin perangkat ini selalu terlihat kinclong terpaksa jadi sering-sering menyekanya dengan baju.

Maksud kami jangan sampai terlihat kusam, produk mahal gitu lho.

Pada akhirnya, mudahnya smartphone ini ternoda sidik jari kami anggap sebagai kekurangan, minus kecil yang langsung teridentifikasi. Tidak mengurangi kemewahannya sih, tapi…

Overall, desainnya menarik, kami suka. Bodinya yang memanjang, dudukan kamera persegi yang menonjol keluar dari panel belakang membuatnya terlihat eksepsional. Bisa sekali dipamerkan, ciri khas S20 Ultra. Desain frame kamera yang tebal ini mungkin dibuat untuk mendukung fungsi zoom 100%. Resikonya satu, mudah tergesek dan terbentur.

Panel depan yang punya bentang layar sentuh 6,2 inci dihiasi teknologi Dynamic AMOLED 2X. Resolusinya tak tanggung-tanggung, Quad HD+ (3200×1440 piksel) dengan Infinity-O. Sudah mengantongi HDR10+ Certified dan disuntik refresh rate 120Hz.

Area depan ini ‘gawat’ sekali sih (dalam artian positif) menurut kami. Bila mode High refresh rate ini diaktifkan, maka semua yang tertampil di layar terasa begitu smooth dan responsif. Setting pun sangat mudah.

Buat informasi saja, refresh rate 120Hz bisa dicapai pada mode FHD dan 60Hz pada mode QHD. Dipakai buat bermain game sangat adiktif, begitu pula untuk menonton video dan aktivitas yang berhubungan dengan kualitas display, sangat memuaskan!

Prosesor & Memori

spesifikasi samsung galaxy s20 ultra

Kami mencicipi unit review Samsung Galaxy S20 Ultra versi 5G. Jadi seri ini berbasis chipset Exynos 990 yang sudah dibenami dengan jaringan 5G meskipun belum bisa dipakai di Indonesia. SoC dari unit review yang kami pegang ini melewati proses produksi 7nm+. Artinya, dapur pacunya sangat efisien dan hemat daya.

Untuk pengolah grafisnya, Samsung mempercayakan pada GPU Mali-G77 MP11 yang mampu menangani gambar definisi tinggi dan game dengan grafis 3D kelas berat bisa dilahap dengan santai.

Buat yang doyan menyimpan aplikasi sebanyak mungkin, kapasitas RAM 12GB tentu sudah lebih dari cukup menampung koleksi kalian. Tak hanya itu, unit review Galaxy S20 Ultra yang kami uji ini memiliki storage internal 128GB.

Komponen RAM LPDDR5 yang dibenamkan pada Galaxy S20 series menjadi sebuah terobosan baru. Kelebihan Galaxy S20 Ultra ini telah menjadi terobosan baru dan mengawali perubahan baru pada industri ponsel masa depan.

Dengan modul memory LPDDR5 ini kecepatan transmisi data bisa mencapai hingga 5.500 Mbps. Tidak hanya soal kecepatan, modul LPDDR5 ini juga berfokus pada efisiensi energi, sebagaimana yang dibutuhkan dalam berbagai perangkat mobile.

Komponen memori teranyar ini menyediakan fitur Deep Sleep Mode untuk mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen dari sebelumnya.

Jika beberapa flagship tak punya slot memori eksternal, Samsung masih bermurah hati menancapkan slot microSDXC. Menurut kami ini adalah kelebihan S20 Ultra dan jadi kabar gembira buat kalangan yang membutuhkannya. Mendukung kapasitas sampai 1TB lho.

Berikut adalah skor Geekbench Galaxy dari perangkat ini, untuk Single Core mencatatkan skor: 862 dan Multi Core meraih angka 2597. Sementara skor kemampuan grafis kami pantau melalui 3DMark, dimana untuk OpenGL meraih angka 6.652 dan Vulkan 5142.

Sistem Operasi dan Fitur

fitur galaxy s20 ultra

Unit review Samsung Galaxy S20 Ultra ini sudah dibekali dengan sistem operasi Android 10. Untuk antarmukanya, Samsung sudah menaikkan satu tingkat dari seri pendahulunya. Smartphone ini berjalan menggunakan One UI 2.1 yang kemampuannya sudah lebih sempurna dari versi sebelumnya.

Dukungan antarmuka Samsung menurut kami salah satu yang terbaik. Sesuai klaim mereka kita bisa menikmati pengalaman yang paling intuitif, simpel dan efisien.

Perusahaan membenamkan beberapa aplikasi bawaan seperti SmartThings buat mendukung rumah pintar, kemudian ada Samsung Health, dukungan transaksi on the go dengan Samsung Pay, dan masih lain-lain.

Benar juga sih kata sang vendor, bahasa visual One UI sederhana dan dirancang untuk kejelasan. Detailnya dibuat untuk tampilan yang konsisten dan ramah. Ada Dark Mode, Kunci Layar Dinamis, penyesuaian preferensi warna dan elemen kontras pun mudah.

Smartphone ini punya in-screen fingerprint sensor yang cukup responsif terhadap sentuhan. Tersedia juga face unlock yang tak kalah cepat dalam membuka kunci, mampu mengenali wajah hanya dalam sepersekian detik. Lingkaran luar lubang kamera depan akan berpendar dengan animasi saat fitur ini aktif.

Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra

kamera samsung galaxy s20

Kelebihan Galaxy S20 Ultra tak diragukan lagi ada di sektor kamera. Salah satu yang terbaik di kelasnya. Pada unit review ini kami menemukan empat buah kamera yang berdampingan membentuk formasi kotak persegi panjang di bodi belakang. Sementara kamera depan memakai satu sensor berupa titik di bagian dahi panel sentuh.

Samsung sendiri melekatkan rangkaian kamera dengan konfigurasi berikut: Ultra Wide 12MP F2.2 (120 derajat); Wide-angle 108MP F1.8 (90 derajat) PDAF, OIS; Telephoto 48MP, PDAF, F3.5 (24 derajat), OIS; DepthVision Camera. Dari experience kami, hasil kameranya jempolan dalam berbagai kondisi, siang, malam, ootdoor, indoor.

Foto low light

Yang perlu disorot dari kamera HP flagship Samsung terbaru ini adalah fitur bernama space zoom pada salah satu sensornya. Fitur ini bisa melakukan zoom mencapai 100x perbesaran. Dari percobaan yang kami lakukan, prosesi zooming dari normal hingga mencapai perbesaran final membuat antarmukanya semakin goyang, sehingga pengambilan fokus semakin susah.

Namun, hasilnya cukup luar biasa. Sudah lumrah jika di perbesaran 100x kita akan mendapat gambar yang penuh noise dan ketajamannya menurun drastis. Tapi kualitas jepretannya memuaskan.

0.5x zoom
1.0x zoom
5 x zoom
10x zoom
30x zoom
100x zoom

Hasil bokehnya pun jempolan dan terlihat natural. Dengan fitur Live Focus, kita bisa menikmati jepretan berkualitas bagus dalam kondisi cahaya melimpah. Fokusnya sangat tajam dengan area blur yang terlihat alami.

Dukungan lensa kamera 108MP uang dibantu dengan teknologi Nona-Binning yang akan menggabungkan sembilan piksel menjadi satu sehingga sensor tersebut dapat menghasilkan foto 12MP.

Ukuran piksel Nona-Binning yang lebih besar dapat mengambil lebih banyak cahaya hingga 9x hal ini bertujuan untuk meningkatkan kejernihan foto kendati objek yang diambil berada dalam kondisi temaram sehingga seluruh moment dapat ditangkap dengan jelas.

Buat yang suka eksplorasi, vendor menyediakan beberapa fitur menarik terkait kamera. Misalnya ‘single-take mode’ yang bisa dipakai menjepret instan selama kurang dari 10 detik. Menangkap momen berharga secara pintar dan kita tinggal pilih yang terbaik.

Kemampuan rekam video dari unit review Samsung Galaxy S20 Ultra ini masih jadi yang terbaik. Pada mode video, kita bisa melakukan zoom hingga 20%. Selain itu, banyak pilihan fitur mulai dari timelapse, slow motion dan rekam video hingga 4K dengan stabilisasi gambar yang sempurna.

Lewat lensa berkemampuan 108MP pula ponsel Galaxy S20 Ultra bisa digunakan untuk merekam video dengan kualitas 8K pada 30fps.

Buat kamera depan, Samsung menyematkan sensor berkekuatan 40MP, didukung PDAF F2.2 (80 derajat). Buat sekedar foto selfie hasilnya sangat memuaskan. So, di sektor depan tak ada banyak komplain karena sang vendor sudah memberikan penawaran yang terbaik.

Kapasitas Baterai S20 Ultra

harga samsung galaxy s20 ultra

Baterai Galaxy S20 Ultra cukup monster dengan kapasita 5000mAh. Saat dijajal selama sepekan terkuak jika Screen on Time rata-ratanya ada di kisaran 6 jam. Bisa bertahan sekitar seharian. Masih worth it lah, untuk perangkat flagship yang isi spesifikasinya haus daya semua.

Walaupun baterai dengan kapasitas 5.000 mAh ini bukanlah hal yang baru di ranah smartphone, namun jika dibandingkan dengan saudara-saudaranya, unit revieq Samsung Galaxy S20 Ultra ini memiliki kapasitas bateri yang jauh lebih besar.

Sebagai informasi Galaxy S20 ditenagai dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh sementara Galaxy S20+ memiliki baterai berkapasitas 4.500 mAh. Oh ya, berkat fast chargingnya, kapasitas baterai jumbo tak masalah karena bisa langsung terisi penuh lagi hanya dalam waktu satu jam.

Unit review Samsung Galaxy S20 Ultra ini juga support wireless charging sampai 15 watt. Bahkan bisa dipakai mengisi daya perangkat lsin yang kompatibel dengan fiitur Wireless PowerShare. Aktifkan fiturnya,, balik ke bawah, dan kamu tinggal taruh perangkat yang hendak dicharge di punggungnya.

Harga Samsung Galaxy S20 Ultra: Beli atau Tidak?

Untuk unit review yang kami pegang ini yakni versi 5G, Samsung memang tak menjualnya di Indonesia. Namun secara garis besar, selain dukungan 5G, seri ini punya performa, fitur dan kemampuan yang nyaris serupa dengan Galaxy S20 Ultra seharga Rp 18.499.000.

Samsung merilis dua varian warna untuk smartphone ini. Yaitu Cosmic Black dan Cosmic Grey. Jika melihat overall kemampuannya, buat yang punya budget Galaxy S20 Ultra adalah produk yang cukup direkomendasikan. Gengsi, spesifikasi, teknologi, multimedia semua terwakili dengan baik di level teratas.

Kelebihan dan Kekurangan

Sebagai sebuah smartphone flagship tak bisa dipungkiri kelebihan Samsung Galaxy S20 ini sangat melimpah. Tapi kesempurnaan hanya milik Tuhan, jadi tetap ada beberapa kekurangan yang terindentifikasi.

Soal fotografi tak perlu ditanyakan, dukungan kamera 108MP, kemampuan100x camera zoom dan 40MP sudah jadi jaminan. Begitu pula dengan kombinasi display Dynamic AMOLED dan refresh rate 110Hz display, tak terkalahkan.

Dimensi dan bobotnya sedikit berlebihan tapi kalau soal ini sih sebenarnya relatif, tergantung pengguna. Dan buat pecinta port audio 3,5mm, kalian terpaksa harus gigit jari, karena unit review Samsung S20 Ultra tak dibekali opsi ini. Itulah kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy S20 Ultra menurut kami.

Spesifikasi Samsung Galaxy S20 Ultra:

  • Layar: 6.9-inch Quad HD+ Dynamic AMOLED Display, HDR10+, 120Hz refresh rate
  • Aspek Rasio: 20:9 aspect ratio
  • Chipset: Exynos 990
  • CPU: octa-core 2.7GHz, dual-core NPU
  • GPU: Mali-G77 MP11
  • RAM: 12/16GB LPDDR5
  • Storage 128/256/512GB UFS 3.0 (microsd slot)
  • Kamera Belakang: Quad 108MP f/1.8, 1/1.33″ sensor, OIS, PDAF + 12 MP f/2.2 wide-angle 120° + 48MP f/3.5 Telephoto + DepthVision (ToF) Camera, 10x hybrid optic zoom,100x digital zoom, PDAF, Livefocus Video, EIS, Portrait Mode, LED flash, 720p@960fps, 8K@24fps Video Recording
  • Kamera Depan: 40MP f/2.2, 0.7um pixel, PDAF
  • OS: Android 10 with One UI 2.0
  • Fitur: IP68 dust & water resistan, Audio: Stereo speakers by AKG, Dolby Atmos tech, 5G/4G LTE, In-Display Fingerprint, USB Type-C, NFC
  • Baterai: 5000mAh with 25W fast charging, Support 45W fast charging, Support Wireless Charging & PowerShar
  • Warna: Cosmic Black dan Cosmic Grey

Hari Pitrajaya

Ordinary man in this extra ordinary world.