File Flashdisk Hilang Gara-Gara Virus? Ini Solusinya!

#kamisukareview – Bagi kamu yang sering menggunakan media penyimpanan USB Flashdisk mungkin pernah mengalami situasi menyebalkan ini. File flashdisk itu tiba-tiba hilang begitu saja. Ternyata virus penyebabnya!

File flashdisk tersebut sebenarnya masih ada alias tidak hilang, hanya saja disembunyikan oleh virus. Hal ini dapat diketahui karena kapasitas ruang kosong di flashdisk tidak berubah sama sekali.

Virus ini memang memiliki kemampuan untuk bisa menyembunyikan file yang disimpan dalam media penyimpanan seperti USB Flashdisk, Memory Card atau Harddisk eksternal.

Buat kamu yang mengalami hal ini, jangan keburu panik, karena ada cara mudah untuk mengembalikan file flashdisk hilang tersebut agar bisa terlihat atau muncul kembali saat dibuka dengan aplikasi Windows Explorer.

Tips mengembalikan file flashdisk yang hilang

Langkah 1: Buka Command Prompt di Windows dengan menekan tombol Windows + R di Keyboard. Atau bisa juga memanggilnya dari menu Run – kemudian ketik ‘CMD’ (tanpa tanda kutip)

Langkah 2: Pada jendela Command Prompt, ketik lokasi drive USB Flashdisk yang digunakan, misalnya E: lalu tekan Enter, (lokasi drive USB ini bisa berbeda-beda pada komputer yang digunakan).

Langkah 3: Setelah masuk ke drive USB (dalam contoh ini adalah E:), ketikkan perintah berikut ini: ‘attrib -s -h -r *.* /s /d‘ (tanpa tanda kutip) kemudian tekan tombol Enter, tunggu sesaat hingga drive E:\> muncul kembali.

Mengembalikan File Yang Disembunyikan oleh Virus di Flashdisk
Penggunaan perintah untuk mengembalikan file yang disembunyikan Virus

Seharusnya, file flashdisk hilang itu bisa kembali muncul. Kamu bisa melihat lagi file / isi flashdisk yang sebelumnya disembunyikan oleh virus tadi.

Berikut uraian penjelasan dari perintah di atas:
attrib : Perintah untuk memberikan attribut pada suatu file atau folder
-s : Perintah untuk menghapus attribut protected operating system
-h : Perintah untuk menghapus attribut hidden file (file tersembunyi)
-r : Perintah untuk menghilangkan attribut pada Read Only File
*.* : Ekstensi untuk semua jenis file yang ada
/s : Perintah untuk memproses sub-directory. Misalnya file/folder di dalam folder
/d
: Perintah untuk memproses directory saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.