HP Kena Air? Segera Lakukan Hal Ini

#kamisukareview – Walaupun saat ini ada sejumlah model HP tahan terkena air, namun elemen ini masih jadi momok menakutkan bagi sebagian besar produk HP yang beredar di pasaran saat ini. Jika HP kena air jangan dulu panik, kamu bisa melakukan langkah pencegahan.

Saat HP terkena air, biasanya kamu akan panik dan buru-buru menyalakannya untuk memastikan HP kamu rusak atau tidak, nah – sebaiknya hal ini jangan dilakukan jika air masih membasahi bagian dalam HP.

Lakukan ini jika HP kena air

Alih-alih HP kamu menyala yang ada justru HP kamu akan rusak karena air sangat bertolak belakang dengan komponen elektronik yang ada di dalam HP. Jika HP kena air matikan dan lepaskan SIM card, memory card serta baterainya.

Jika kamu berpengalaman dalam membongkar komponen HP, bongkar dan lepaskan komponennya satu persatu, lalu letakan di atas kain yang kering dan pastikan air yang membasahi komponen tersebut di bersihkan hingga kering.

Jangan lupa, lap dan bersihkan body bagian luar dan layar LCDnya. Lakukan hal ini dengan hati-hati dan jangan sering menggerakan HP untuk menghindari masuknya air ke komponen bagian dalam.

Jangan meniup HP kamu, karena kemungkinan air akan masuk kebagian dalam, hendaknya gunakan vacuum cleaner untuk menarik air keluar dari sela-sela yang sulit dijangkau.

Tunggu dulu! Kamu jangan buru-buru menyalakan HP, pastikan semua bagian HP kamu telah benar-benar kering. Untuk mengeringkan jika HP kena air, salah satunya ialah dengan menaruhnya di dalam beras semalaman.

Kenapa harus beras? karena beras mampu menyerap kelembaban dengan lebih cepat, selain itu beras lebih mudah didapatan bahkan di dapur rumah tetangga, eh.

Selain beras kamu bisa menggunakan silica gel yang biasa ada di dalam kemasan obat-obatan atau membeli silica gel di apotik.

Jika semua langkah diatas sudah dilalui, maka sasatnya untuk menghidupkan HP kamu. Jika HP kena air bisa menyala dengan normal berarti kamu tidak harus membeli hpe baru sebagai pengganti.

Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah maka kamu harus melakukan hal-hal berikut ini jika HP kena air:

  • Jangan menyalakan HP saat terkena air, karena perangkat elektronik sangat bertolak belakang dengan air
  • Jangan menghubungkan HP ke sumber listrik
  • Jangan menekan tombol apapun, karena saat tombol ditekan keungkinan air akan semakin masuk ke bagian dalam HP
  • Jangan menggerakan HP terlalu ekstrim untuk mencegah masuknya air ke komponen bagian lebih dalam
  • Jangan panaskan HP dengan hairdryer dengan suhu berlebihan karena udara panas justru akan merusak komponen HP itu sendiri.

Oh ya, untuk amannya, buat yang memang butuh HP anti air sebenarnya banyak perangkat yang tersedia di pasaran dengan sertifikasi memadai. Mulai dari perangkat yang tahan percikan hingga bisa dibawa menyelam sampai kedalaman tertentu.

Dan buat informasi saja, sejarah smartphone atau ponsel atau HP ini sendiri cukup menarik. Dari awal hanya sekedar featured phone hingga muncul ponsel cerdas pertama dinamakan Simon; dirancang oleh IBM pada 1992 dan dipamerkan sebagai produk konsep tahun itu di COMDEX, sebuah pameran komputer di Las Vegas, Nevada.

Ponsel cerdas tersebut dipasarkan ke publik pada tahun 1993 dan dijual oleh BellSouth. Tidak hanya menjadi sebuah telepon genggam, ponsel cerdas tersebut juga memiliki kalender, buku telepon, jam dunia, tempat pencatat, surel, kemampuan mengirim dan menerima faks dan permainan.

Telepon canggih tersebut tidak mempunyai tombol-tombol. Melainkan para pengguna menggunakan layar sentuh untuk memilih nomor telepon dengan jari atau membuat faksimile dan memo dengan tongkat stylus. Teks dimasukkan dengan papan ketik “prediksi” yang unik di layar. Bagi standar masa kini, Simon merupakan produk tingkat rendah, tetapi fitur-fiturnya pada saat itu sangatlah canggih.

Nokia Communicator merupakan ponsel cerdas pertama Nokia, dimulai dengan Nokia 9000, pada tahun 1996. Ponsel cerdas yang serupa dengan komputer tangan yang unik ini adalah hasil dari usaha penggabungan model PDA buatan Hewlett Packard yang sukses dan mahal dengan telepon Nokia yang laris pada waktu itu.

Nokia 9210 merupakan komunikator berlayar warna pertama dan juga merupakan ponsel cerdas sejati yang menggunakan sistem operasi. Komunikator 9500 menjadi komunikator berkamera dan ber-WiFi pertama.

Komunikator 9300 memiliki perubahan dalam bentuk yang lebih kecil dan komunikator yang terbaru E90 menyertakan GPS. Meskipun Nokia 9210 dapat diargumentasikan sebagai ponsel cerdas sejati pertama dengan sistem operasi, Nokia tetap menyebutnya sebagai komunikator.

Ericsson R380 dahulu terjual sebagai ‘ponsel cerdas’ tetapi tidak bisa menjalankan aplikasi pihak ketiga.

Pada Oktober 2001, Handspring mengeluarkan ponsel cerdas Palm OS Treo, dengan papan ketik penuh digabung dengan jelajah jejaring tanpa kabel, surel, kalender, dan pengatur daftar nama, dengan aplikasi pihak ketiga yang dapat diunduh atau diselaraskan dengan komputer.

Tahun 2002, RIM mengeluakan BlackBerry pertama yang merupakan ponsel cerdas pertama dengan penggunaan surel nirkabel yang optimal dan penggunanya telah mencapai 8 juta (sampai Juni 2007), tiga perempat pemakainya berada di Amerika Selatan.

Pada tahun 2005 Nokia menerbitkan seri-N ponsel cerdas 3G yang dijual bukan sebagai telepon genggam tetapi sebagai komputer multimedia.

Android, OS untuk ponsel cerdas keluaran tahun 2008. Android didukung oleh Google, bersama pengusaha peranti keras dan lunak yang terkemuka lainnya seperti Intel, HTC, ARM, Motorola dan eBay, yang kemudian membentuk Open Handset Alliance.

Telepon pertama yang menggunakan Android OS adalah HTC Dream, merk keluran dari T-Mobile sebagai G1. Fitur telepon penuh, layar sentuh secara utuh, papan ketik QWERTY, dan bola jalur untuk menavigasikan halaman web.

Peranti lunak cocok dengan aplikasi Google, seperti Maps, Calendar, dan Gmail, juga Google’s Chrome Lite. Aplikasi pihak ketiga juga tersedia lewat Android Market, ada yang gratis ataupun dengan biaya.

Pada Juli 2008 Apple memperkenalkan App Store dengan aplikasi gratis dan dengan biaya. App store dapat menyampaikan aplikasi ponsel cerdas yang dikembangkan oleh pihak ketiga langsung dari iPhone atau iPod Touch dengan WiFi atau jaringan seluler tanpa menggunakan komputer untuk mengunduh. App Store telah menjadi suatu kesuksesan bagi Apple dan pada Juni 2009 terdapat lebih dari 50,000 aplikasi yang ada. App store menembus satu juta unduh aplikasi pada 23 April 2009.

Mengikuti popularitas App Store dari Apple, banyak yang membuat toko aplikasinya sendiri. Palm, Microsoft dan Nokia telah mengumumkan toko aplikasi yang mirip milik Apple. RIM juga baru-baru ini membuat toko aplikasinya yaitu BlackBerry App World.

Perkembangan yang mungkin terjadi di masa depan Sunting
Smartphone OLED yang dapat dilipat telah dikembangkan selama bertahun-tahun, namun gagal terwujud karena tingkat kegagalan yang relatif tinggi saat memproduksi layar ini. Membuat baterai yang bisa dilipat adalah rintangan lain.

Salah satu ciri utama smartphone adalah layarnya. Layar mengisi beberapa permukaan depan perangkat (sekitar 70%), namun, dengan smartphone terbaru seperti Galaxy S8 dan iPhone X, sebagian besar ruang yang tersedia di bagian depan didedikasikan untuk tampilan dengan gaya yang disebut “edge.”

Banyak display memiliki rasio aspek 16: 9, ada pula rasio 4: 3 atau lainnya. Mereka diukur dalam inci diagonal, mulai dari 2,45 inci. Layar dengan layar lebih besar dari 5,2 inci sering disebut “phablets.” Smartphone dengan layar di atas 4,5 inci biasanya sulit digunakan hanya dengan satu tangan, karena kebanyakan ibu jari tidak dapat menjangkau keseluruhan permukaan layar; mereka mungkin perlu digeser di tangan, dipegang di satu tangan dan dimanipulasi oleh yang lain, atau digunakan di tempat dengan kedua tangan.

Tampilan kristal adalah yang paling umum; Yang lainnya adalah display IPS, LED, OLED, AMOLED dan E Ink. Pada tahun 2010, layar Braille, yang dapat digunakan oleh orang-orang tuna netra sedang dikembangkan. Diharapkan layar Braille akan menggunakan beberapa jenis teknologi mikrofluida.

Selain itu, beberapa display terintegrasi dengan digitizers yang sensitif terhadap tekanan, seperti yang dikembangkan oleh Wacom dan Samsung. Model Wacom memungkinkan pengguna untuk memiliki ketepatan yang lebih tinggi saat menggambar.

Dimulai dengan iPhone 6S, Apple merilis kepekaan tekanan untuk ponsel mereka dengan nama 3D Touch. Sentuhan 3D Apple secara unik menggunakan digitizer dengan memberi pengguna ketersediaan untuk menampilkan menu dan opsi tambahan dengan memberi tekanan pada ikon tertentu.